Senin, 27 Agustus 2012

Cinta Sejati



Mukti

Apa kang ateges tresna iku?
Iku ora mung ana ing lambemu

Balik iku ana sajroning dadamu
Kang nuntun langkah lan ngobar semangat

Lautan,langit kabeh ana ing dadamu
Kanggo muktiake bangsa lan negerimu

Njunjung martabat lan njaga warisan
Kanggo anak lan turunan bangsamu

Iku kang ateges tresna sejati
Wiwit urip dugi ketekan pati


Sebuah geguritan yang sangat menyentuh dan dalam maknanya jika ditelaah. Bisa menjadi sindiran, sandaran bahkan motivasi bagi pembaca yang dapat mengungkap makna. Baik makna yang tersurat maupun tersirat. Ini membuatku betah membacanya berkali kali. Seperti isi buku yang telah aku baca “cinta sejati” karya dr. Shahba muhamad bunduq (mencari arti kebahagiaan hakiki). Sebuah kata yang akan selalu populer sampai akhir kehidupan.Yang biasa dimaknai oleh anak anak TK sampai manula, tapi,banyak disalah gunakan oleh ABG.

Geguritan ini aku temukan tergeletak tak bertuan. Karena merasa sayang lalu aku pungut dan kusimpan. Entah sudah berapa tahun.Walau gak tau siapa yang membuatnya, aku keluarkan juga di blogku. Ya siapa tahu ada yang ngaku he he. Yah sesuai dengan realita yang terjadi di masyarakat saat ini yang mengatasnamakan cinta (Love or Desire?) Idealnya sebuah pancaran cinta sejati akan menyatu dalam gerak nafas dan laku. Pelaksanaanya adalah seluruh anggota masyarakat, dengan menjalankan hak dan kewajiban masing-masing. Sehingga semua akan membawa kita jauh dari siksa dan murka Allah, menuju kenikmatan ridha serta cinta-Nya.

Menurut buku tersebut, bagi para pecinta sejati maka cintanya tumpah ruah pada orang orang yang ada di sekitarnya, cinta yang mampu meledakkan potensi yang selama ini terpendam, yang menghasilkan peningkatan kemampuan kepribadian, tempat jiwa dapat melambung tinggi di antara spiritualitas manusia. Bukankah semesta ada karena cinta?

Cinta sejati tidak akan padam karena rintangan, tidak akan mati karena perpisahan dan tidak ada keputusan untuk melarikan diri darinya. Karena ada sisi lain yang senantiasa hadir dalam jiwa (Dr Mushthafa mahmud).
Cinta adalah obat kesombongan dan fitnah diri kita, dokter kelemahan kita dan ia pula yang menyelamatkan kita dari egoisme kita.
Andai di dunia ini tidak ada cinta, maka hidup akan serasa gersang, hampa dan tidak ada dinamika. Cinta bisa membuat sesuatu yang berat menjadi ringan, yang sulit menjadi sederhana, permusuhan menjadi perdamaian dan yang jauh menjadi dekat. Itulah gambaran kekuatan cinta (jalaluddin ar-Rumi).
Cinta adalah kekuatan aktif yang bersemayam dalam diri manusia dengan sesamanya, kekuatan yang menyatukan manusia satu dengan yang lainya (Erich Fromm).

Cinta yang suci akan melembutkan hati, menajamkan indera, melahirkan jiwa yang mampu berkorban. Mencerdaskan diri, serta mengangkat derajat jiwa (Ahmad rami).
Cinta merupakan karunia yang paling besar. Dengannya kita bisa melepaskan diri dari kesia-siaan, kekacauan dan korban perasaan. Kita jaga akal kita dari kehilangan panduan dan kekacauan berpikir. Sesungguhnya kemajuan jiwa tidak akan tumbuh kecuali dengan cara menjaga kehormatan dari unsur seksual. Sebagian besar dari kita menghabiskan usia untuk cinta.Mereka pun mati tanpa berhasil menemukan cinta sejati. Berusahalah untuk mengenal cinta. Anda tahu,,,pemahaman kita tentang cinta ternyata hanya sedikit saja ...................         (Dr,Leo Buscaglia).

Benar,benar dan benar, aiiihh jadi gak bisa lanjutin nich……..
(Dikutip dari "Cinta sejati" Dr.Shahba muhamad bunduq *Mencari Arti Kebahagiaan hakiki*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar